Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Perayaan Waisak di Vihara Vajra Bodhi Dharma Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perayaan Waisak Tahun ini di Jembrana bisa diselenggarakan dengan penuh khidmat di Vihara Vajra Bodhi Dharma Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana.
Waisak sendiri mempunyai makna penting yakni kelahiran Pangeran Sidharta Gautama, yang kedua pencapaian kesempurnaan dari pangeran Sidharta mencapai pencerahan dan yang ketiga Parinibanna yang artinya menyelesaikan perjalanan kehidupan di dunia.
Pandita atau Romo Abadi Merta Negara sebagai ketua Vihara yang didampingi Lina Maya Trisna mengatakan perayaan Waisak dilakukan puja bakti bersama di hadapan sang Budha dengan membaca Paritta (bacaan mantram suci atau doa-doa). Adapun sarana persembahan berupa dupa, air, bunga dan lilin.
"Untuk malam hari kemarin dikumpulkan anak-anak sekolah Minggu mereka semua menyanyikan lagu-lagu Buddhis. Ini dilakukan secara kekeluargaan dan tetap mentaati aturan pemerintah berupa prokes. Dalam perayaan ini juga di tinjau langsung oleh Waka Polres Jembrana dan juga asisten Bupati yang mewakili Bupati Jembrana," katanya, Senin, (16/05/2022).
Romo Abadi Merta Negara juga mengungkapkan puja bakti merupakan detik-detik hari Tri Suci Waisak 2566 BE (Budha Era) yang berupa jalan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati.
"Ini bertujuan dengan semboyan marilah kita mengaktualitaskan ajaran luhur sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari, menuju pencerahan sempurna tiada batasnya," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 862 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 819 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 790 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 420 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun