Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Ketua TP PKK Bali Komitmen Dorong Penurunan Angka Stunting
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster melanjutkan agenda menyapa dan berbagi dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan uluran tangan seperti lansia, difabel, balita gizi buruk/kurang gizi dan ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK).
Pada Jumat (20/5/2022), Ny. Putri Koster beserta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung turun ke dua desa di Kabupaten Klungkung yaitu Desa Jumpai dan Desa Sulang.
Di masing-masing desa, ia membagikan bantuan 1 ton beras untuk 50 orang dengan perincian penerima terdiri dari 10 orang balita gizi buruk/ kurang gizi, 10 orang ibu hamil kekurangan energi khusus (KEK), 10 orang lansia, 10 orang penyandang disabilitas dan 10 kader PKK.
Di samping itu diserahkan pula bantuan susu dengan jumlah variatif yaitu 8 kotak untuk balita gizi buruk/kurang gizi, 2 kotak untuk masing-masing difabel, ibu hamil dengan KEK dan lansia. Selain itu, seluruh penerima bantuan juga memperoleh 1 krat telor.
Dalam sambutan singkatnya di dua lokasi penyerahan bantuan, Ny. Putri Koster menegaskan komitmennya dalam mendorong penurunan angka stunting.
"Jumlahnya memang tak banyak, tapi tetap harus mendapat perhatian agar angka stunting di Daerah Bali dapat segera dituntaskan," ucapnya.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa stunting mesti mendapat perhatian serius karena mengancam keberlangsungan generasi penerus bangsa. Diuraikan olehnya, stunting dapat diartikan sebagai gagal tumbuh kembang di mana tinggi dan berat badan anak tak sesuai dengan usianya.
"Jika tak diatasi, stunting akan memengaruhi perkembangan otak anak," ucapnya.
Oleh sebab itu, ia minta kader posyandu proaktif terhadap potensi stunting di lingkungan masing-masing. "Kalau ada kasus stunting, segera fasitasi ke layanan kesehatan terdekat," dorongnya.
Masih terkait kasus stunting, istri orang nomor satu di Bali ini juga menyinggung pentingnya seorang ibu menjaga kesehatan pada masa kehamilan. Seorang ibu yang tengah mengandung buah hati diminta rutin memeriksakan diri ke bidan agar potensi kelainan pada janin bisa terdeteksi sedini mungkin.
Pada bagian lain, wanita yang dikenal memiliki segudang talenta ini mengajak masyarakat merawat para lansia dengan baik dan memberi perhatian pada mereka.
“Kita ada karena mereka. Doa tulus dari orang tua akan melapangkan jalan kita. Jangan sampai dicap sebagai anak durhaka,” urainya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3608 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1174 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1032 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 739 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun