Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Helm dan Jaket Warga Denpasar Dicuri di Bangli, Pulang Menggigil
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perayaan HUT kota Bangli diwarnai aksi pencurian helm dan jaket seorang warga dari Denpasar. Helm dan jaket yang ia taruh di jok motor diduga hilang dicuri.
Hal ini diunggah oleh akun Instagram @punapibali yang memperlihatkan keluhan dari warga Denpasar di alun-alun Bangli, pada Jumat malam (20/5/2022).
Pasangan laki-laki dan perempuan asal Denpasar ini tidak mengira jika helm dan jaket yang mereka letakkan di dalam jok motor akan hilang.
"Jauh-jauh ke Bangli, sampai jaket-jaketnya diambil," kata perempuan itu.
Sedangkan lelaki tersebut mengeluhkan soal keamanan dari kota Bangli.
"Keamanan Bangli jelek sekali tidak ada kualitasnya, hilang helm saya," keluhnya.
Perempuan itu juga menulis dalam Story Instagram bahwa mereka berdua terpaksa pulang ke Denpasar tanpa menggunakan jaket dan helm.
"Taruh helm dan jaket di jok motor bisa hilang, pulang malem dari Bangli ke Denpasar ga paket jaket dingin. Mungkin kesalahan kita naruh teledor, mungkin juga besok-besok harus di tenteng helem dan jaketnya," tulisnya.
Warganet pun menanggapinya dengan komentar :
“Telusuri di pasar loak kota Bangli…adakah? Ujar warganet.
“Mohon maaf jangan menyudutkan semeton Bangli, caption anda bilang semeton d bangle. Bisa saja yang ambil bukan orang bangle tp mlali k bangle. Salam. (sumber:suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3608 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1174 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1032 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun