Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 7 Juli 2026
Sikap Kemenlu atas Kedubes Inggris yang kibarkan Bendera LGBT
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Baru-baru ini kantor Kedubes Inggris mengunggah pengibaran bendera yang melambangkan komunitas LGBT. Hal tersebut langsung mendapat perhatian masyarakat. Sejumlah pihak marah dan menyayangkan hal tersebut. Termasuk diantaranya Kementerian Luar Negeri.
Secara jelas Kementerian Luar Negeri meminta semua pihak untuk saling enghormati kebudayaan dan kepaercayaan yang ada di Indonesia
Kementerian Luar Negeri merespon kelakuan Kedutaan Besar Inggris yang mengibarkan bendera lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) serta mengunggahnya di Instagram resmi mereka. Kemenlu menilai Tindakan itu telah membuat polemik.
"Tindakan tersebut, disertai mempublikasikannya melalui akun resmi sosial media Kedubes Inggris (Instagram @ukinindonesia), sangatlah tidak sensitif dan menciptakan polemik di tengah masyarakat Indonesia," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (21/5/22).
Pemerintah Indonesia meminta perwakilan asing agar dapat menghormati nilai budaya, agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia. Tindakan seperti itu bakal memperkeruh suasana. Terbukti dengan banyaknya penolakan yang terlihat dari postingan tersebut.
Hingga Minggu (22/5/22) siang, unggahan di akun @ukinindonesia itu telah dibanjiri lebih dari 4.700 komentar. Sebagian besar menolak dan mengecam Langkah Kedubes Inggris tersebut.
Kedubes Inggris mengunggah pengibaran bendera itu sebagai bentuk peringatan International Day Against Homophobia, Biphobia, and Transphobia (IDAHOBIT) yang jatuh pada 17 Mei lalu.
Bendera simbol LGBT itu diketahui berkibar di wilayah halaman depan kompleks Kedutaan Besar Inggris sejak Senin (17/5).
"Terkadang penting untuk mengambil sikap terhadap apa yang menurut kita benar, bahkan jika ketidaksepakatan di antara teman bisa membuat ini tidak nyaman...Inggris akan memperjuangkan hak-hak LGBT+ dan mendukung pihak yang membela mereka. Kami ingin hidup di dunia yang bebas dari segala jenis diskriminasi," bunyi caption yang ditulis Kedubes Inggris di unggahan tersebut. (Sumber: CNBC Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3605 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1172 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1030 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 606 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 577 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun