Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Penanggulangan Bencana Disebut Belum Mumpuni
Dalam Membentuk Kesiapsiagaan Bencana Masyarakat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pandemi COVID-19 yang belum berakhir sejak muncul di awal 2020 juga menambah daftar panjang kejadian bencana.
Bahkan, dampak pandemi berlangsung lebih masif dan sistemik karena, mempengaruhi secara global dan menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan.
Yang tampak dengan terang dan sama dalam pola bencana seperti digambarkan tersebut adalah, banyaknya korban. Korban dimaksud di sini bukan cuma manusia, tetapi juga alam.
"Dalam banyak kejadian, pola seperti ini membuat kemampuan manusia untuk pulih dan menjadi resilien menjadi semakin berat," kata Direktur Eksekutif Yayasan IDEP, M. Awal, Senin (23/5) di Denpasar.
Dengan kata lain, manusia menjadi semakin rentan dalam situasi seperti itu, kendati terus dibenahi, kapasitas dan sistem penanggulangan bencana kita masih belum cukup mumpuni untuk membentuk kesiapsiagaan bencana masyarakat baik sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.
Menurutnya, berbicara bencana titik pertama adalah, keluarga dan diri sendiri. Maka dalam kaitan hal tersebut keluarga dan diri sendiri harus tangguh, selanjutnya desa dan bangsa pun akan ikut tangguh.
"Dari hal terkecil keluarga baru ke global", sebutnya.
Jika dilihat secara adat atau lokal implementasinya kuat dalam penanganan kebencanaan akan tetapi, dalam hal ini eksposenya tidak kuat. Dalam hal ini kekuatan ekspose lokal harus dilakukan baik, lewat media maupun media sosial.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 460 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan