Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Presiden Baru Korsel Nilai Sudah Habis Waktu Bujuk Korut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden baru Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, mengatakan waktu untuk membujuk Korea Utara sudah habis.
"Saya pikir persyaratan dan beban ada di tangan Kim [Jong-un, pemimpin Korut] ini adalah pilihan dia untuk memulai pembicaraan dengan kami," kata Yoon kepada CNN pada Minggu (23/5).
Sepanjang 2022, Korut telah melakukan uji coba rudal sebanyak 15 kali. Menanggapi hal tersebut, Kepresidenan Korsel mengaku siap berdiri bersama sekutu dengan provokasi Korut.
"Hanya sementara bebas dari provokasi atau konflik bukan sesuatu yang harus kami lakukan. Ini jenis pendekatan yang lebih dari lima tahun, membuktikan gagal,"kata dia.
Yoon secara konsisten telah menegaskan sikapnya untuk memperkuat militer Korsel. Langkah ini berbanding terbalik dengan pendahulunya, Moon Jae-in yang mendorong rekonsiliasi damai dengan negara tetangganya.
Meski demikian, Yoon mengaku tak ingin Korut runtuh.
"Apa yang saya inginkan adalah berbagi dan makmur bersama di Semenanjung Korea," ujar dia.
Yoon kemudian melanjutkan, "Saya tak percaya [Korut] meningkatkan kemampuan program nuklir membantu dan kondusif untuk mempertahankan perdamaian internasional."
Menyoal program nuklir Korut, Yoon membahas masalah tersebut dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, saat berkunjung ke negara itu akhir pekan ini.
Setelah pertemuan itu, mereka berdua mengatakan akan memulai membahas latihan militer lebih lanjut sebagai langkah mencegah provokasi Korut.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1524 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1148 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 996 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 880 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah