Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Terlalu Lama Menonton TV Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah penelitian menemukan 1 dari 10 kasus penyakit jantung bisa dicegah dengan mengurangi kebiasaan menonton TV. Duduk lama untuk menonton TV justru mengurangi kemampuan tubuh membakar kalori yang diperoleh dari makan malam.
Terlebih, bila Anda menonton TV sambil mengonsumsi keripik, cokelat atau camilan lainnya. Sebuah studi Universitas Cambridge memperkirakan 11 persen kasus penyakit jantung koroner dapat dicegah dengan membatasi kebiasaan menonton TV kurang dari 1 jam sehari.
"Membatasi jumlah waktu menonton TV sama halnya dengan melakukan perubahan gaya hidup yang relatif ringan, tetapi efeknya luar biasa," kata Dr. Youngwon Kim, dari Universitas Hong Kong dikutip dari The Sun.
Dr. Katrien Wijndaele dari Cambridge menambahka penyakit jantung koroner adalah salah satu penyebab utama kematian dini, sehingga menemukan cara untuk membantu orang mengelola risiko mereka itu sangat penting.
Penyakit jantung salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Salah satu faktor risiko utamanya adalah tidak cukup berolahraga dan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk duduk.
Merokok, tekanan darah tinggi atau kolesterol dan diabetes juga dapat merusak arteri. Penelitian terhadap 370.000 orang di Inggris menemukan bahwa menonton TV selama empat jam atau lebih setiap hari menyebabkan risiko penyakit tertinggi.
Mengurangi waktu menonton TV setidaknya 1 jam membantu menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 16 persen.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 999 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah