Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemimpin Chechen: Ukraina Beres, Polandia Berikutnya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Chechen, Ramzan Kadyrov mengatakan Ukraina telah selesai dan kini berencana menyasar Polandia.
"Ukraina sudah beres, saya kini tertarik dengan Polandia. Apa yang coba Polandia lakukan? Jika perintah diberikan setelah Ukraina, kami akan menunjukkan kepada Anda apa yang Anda perbuat dalam enam detik," kata Kadyrov dalam video yang dirilis di Telegram seperti dikutip dari Kantor Berita Rusia, Tass, Selasa (31/5).
"Anda lebih baik mengambil senjata Anda dan menarik tentara bayaran Anda dan meminta maaf kepada duta besar kami secara resmi," lanjutnya.
Sebagai informasi, Kadyrov merupakan salah satu sekutu Rusia di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin. Ia diketahui mengerahkan pasukan Chechen dalam perang di Ukraina.
Kadyrov juga kerap mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial terkait perang Rusia-Ukraina.
Baru-baru ini, Kadyrov mengklaim Rusia berhasil menguasai Severodonetsk.
"Severodonetsk berada dalam kendali kami. Kota itu telah dibebaskan. Masyarakat dapat beristirahat. Mereka tak lagi berada dalam bahaya sejak saat ini," tulis Kadyrov dalam Telegram, dikutip dari Tass.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun