Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
19 tahun Berkarya, LOLOT Band Luncurkan Album & Buat Konser
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Band Rock asal Bali LOLOT Band meluncurkan album ke-10 dengan judul Bali Metangi. Album ini hadir di tahun ke-19 mereka berkaraya di dunia musik. Identitas musik yang konsisten menggunakan bahasa Bali dari LOLOT Band menjadi hal yang digemari banyak penduduk pulau Dewata.
Album Bali Metangi sendiri memiliki pesan mendalam terkait bagaimana Bali yang harus bangkit 'Metangi' usai terdampak pandemi. Tak hanya itu dalam album yang berisi 8 lagu ini, terdapat pesan-pesan lain untuk penggemar LOLOT Band yakni BALIROCKERS dan pendengar pada umumnya.
Bersamaan dengan peluncuran album ini digelar juga konser musik BALIROCKFEST 2022. Selain diisi oleh LOLOT Band sejumlah musisi rock lokal juga akan hadir menghibur pengunjung.
.jpeg)
BALIROCKFEST merupakan kegiatan festival musik yang bertujuan untuk menggandeng seniman musik Bali. Nama festifal ini juga diambil dari nama fans dari LOLOT Band. Terakhir dilaksankan sebelum pandemi yakni tahun 2019, Penyelenggaraan tahun ini diharap bisa mengobati kerinduan penggemar.
Konser yang akan digelar 4 Juni 2022 di Pantai Mertasari Sanur ini menjual tiket Secara online dan juga offline. Untuk tiket offline bisa dibeli OTS seharga Rp60.000.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4621 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2426 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2079 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1680 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun