Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Penembakan Pecah di AS, Satu Remaja Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penembakan di ibu kota AS, Washington, D.C. pada Minggu menyebabkan seorang remaja berusia 15 tahun tewas dan tiga lainnya cedera, termasuk seorang petugas Departemen Kepolisian Metropolitan (MPD).
Menurut Kepala Polisi Robert Contee, para korban ditembak di persimpangan jalan 14 dan U di barat laut Washington sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Penembakan itu terjadi selama acara perayaan Juneteenth yang menurut Contee tidak diizinkan.
Petugas polisi dan dua orang dewasa yang terluka sedang dalam pemulihan di rumah sakit, kata Contee mkepada wartawan. Ditanya apakah anak laki-laki yang terbunuh itu menjadi sasaran atau tidak, Contee mengatakan dia tidak tahu dan pihak berwenang sedang dalam tahap awal penyelidikan.
"Ini tidak dapat diterima ... Kita perlu memastikan bahwa pelaku bertanggung jawab atas tindakan mereka," tambahnya.
Penembakan itu terjadi sehari setelah insiden di mal Virginia. Pada Sabtu, seseorang menembakkan senjata setelah terjadi perkelahian antara sekelompok kecil warga dan seorang pria kulit hitam di pusat perbelanjaan Tysons Corner Center.
Penembakan ini menyebabkan ratusan orang melarikan diri. Namun tidak ada korban dari peristiwa itu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan