Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Wisman Usia di Atas 60 Tahun, Nilai Ekonomi Hingga US$1 Triliun
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengusulkan terobosan pemulihan sektor pariwisata Bali.
selain kebijakan bebas karantina dan pemberian Visa On Arrival (VoA) bagi wisman yang datang dari sejumlah negara, terobosan lain yang menurutnya bisa menjadi alternatif adalah konsep silver economy dalam dunia kepariwisataan.
Program ini diarahkan untuk menggarap potensi wisman berusia di atas 60 tahun yang mengontrol kue ekonomi hingga US$ 1 triliun.
Mereka ini, ujar Sandiaga Uno, butuh tempat yang nyaman untuk bekerja saat meninggalkan negaranya di musim dingin, kurang lebih selama tiga bulan.
“Bali bisa menjadi tempat yang nyaman bagi kelompok silver economy untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Selain itu, ada juga kelompok lain yang bisa digarap adalah digital nomad,” imbuhnya saat rapat kerja bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali di Nusa Dua, Badung, Senin (20/6/2022).
sembari meyakinkan kalau Bali memiliki potensi yang besar untuk menggarap dua potensi wisatawan ini.
Pada bagian lain, Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Indonesia mendapat apresiasi dari dunia internasional atas upaya pemulihan sektor pariwisata yang dilaksanakan secara bertahap dan mulai membuahkan hasil siginifikan.
Periode Januari hingga April 2022, jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Indonesia total mencapai 313.800 orang. Sementara jumlah kunjungan wisman ke Bali per tanggal 22 Mei 2022 ke Bali telah mencapai 173.666 orang.
Melalui berbagai terobosan yang terus dilakukan, ia berharap kunjungan wisman ke Indonesia terus meningkat. Pihaknya menargetkan kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun 2023 menyentuh angka 3,5 hingga 7,4 juta dari 15 pasar utama.
Khusus terkait dengan promosi, Menparekraf menyampaikan bahwa konsep digital menjadi pilihan yang lebih efektif untuk dilakukan saat ini.
Menambahkan penjelasan Sandiaga Uno, Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf sekaligus Plt. Deputi Bidang Pemasaran Ni Wayan Giri Adnyani menginformasikan bahwa anggaran promosi di Kemanparekraf turun 30 persen dari tahun lalu.
“Jika dibandingkan dengan sebelum pandemi, anggarannya berkurang 80 persen,” ungkapnya.
Menyikapi hal ini, ia menyarankan penguatan kerjasama promosi secara terpadu dengan menyasar pasar-pasar potensial. Ia lantas mencontohkan pola yang ditempuh Singapura, negara ini hanya fokus menggarap negara-negara berpengaruh seperti Amerika.
Sebab jika negara yang berpengaruh ini telah aware, maka yang lain akan mengikuti.
Di akhir pertemuan, Wagub Cok Ace menyampaikan terima kasih karena jajaran Kemenparekraf telah membuka pintu untuk mensinkronisasikan program promosi dengan BPPD Bali.
Raker ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pertemuan untuk membahas hal-hal yang bersifat teknis. Raker juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho yang memberi pemaparan tentang situasi ekonomi Bali.
Menurutnya, perekonomian Bali berangsur membaik seiring dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan