Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bisnis di Bali Didorong Cari Peluang Komersial dengan Australia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Melalui forum bisnis yang diadakan Katalis bersama dengan Konsulat Jenderal Australia di Denpasar, bisnis yang berbasis di Bali diajak turut serta untuk memanfaatkan peluang keahlian dan dukungan dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA).
Acara tersebut juga menyajikan presentasi mengenai peluang-peluang yang ditawarkan oleh Program Kerja Sama Ekonomi IA-CEPA kepada para pimpinan bisnis lokal. Bali merupakan wilayah sentral yang tercakup di dalam studi yang didanai Katalis yang sedang berlangsung untuk memetakan peluang komersial bagi bisnis Australia pada industri pariwisata medis Indonesia yang mulai berkembang.
Studi yang dimulai sejak April 2022 ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap berbagai kebutuhan mendesak dan manfaat komersial apa saja terkait industri yang akan menghubungkan Indonesia dengan industri perawatan kesehatan Australia yang sudah maju serta dengan sistem pendidikan vokasinya yang berkualitas tinggi.
“Selain untuk meningkatkan sektor perawatan kesehatan dan pariwisata Indonesia yang lebih selaras dengan standar Australia, seperti apa yang kami harapkan melalui studi tinjauan pariwisata medis yang didanai Katalis, menjalin kemitraan komersial dengan Australia di banyak sektor lain juga akan menambah manfaat dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia. Itu sebabnya kami mendesak bisnis di Bali untuk memanfaatkan peluang yang diberikan dalam Program Kerjasama Ekonomi IA-CEPA Katalis,” jelas Anthea Griffin, Australian Consul-General in Denpasar.
Berbeda dengan program lain yang didanai Australia, fokus dan tujuan Katalis adalah memaksimalkan manfaat komersial dan menciptakan akses pasar yang lebih luas bagi bisnis Indonesia dan Australia, mendukung integrasi pasar yang lebih baik serta mengembangkan keterampilan untuk memanfaatkan peluang yang muncul seiring pemulihan pasca-pandemi COVID-19.
“Katalis mengidentifikasi dan mengembangkan peluang pasar baru serta menginspirasi kemitraan bisnis-ke-bisnis baru yang akan mendorong kolaborasi jasa dan meningkatkan perdagangan dan investasi antara dua ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara. Kami berupaya mewujudkan kemitraan komersial dengan para pihak yang memenuhi kriteria investasi kami. Kirimkan usulan ide kegiatan Anda melalui portal bisnis kami,” terang Paul Bartlett, Direktur ECP Katalis.
Tujuh kriteria investasi Katalis yang harus diperhatikan oleh bisnis agar usulan ide kegiatannya memenuhi persyaratan adalah: memaksimalkan manfaat dari IA-CEPA, mencakup kontribusi bersama secara finansial atau non-finansial (natura) dari penerima manfaat, saling menguntungkan bagi Indonesia dan Australia dan selaras dengan kepentingan bilateral dan/atau regional, memprioritaskan manfaat yang katalitik, mendukung kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial, terbukti layak dan dapat direalisasikan secara politis, dan mencerminkan keunggulan komparatif Indonesia dan Australia.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan