Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Usai Lawat Ukraina, Jokowi Terbang ke Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setelah blusukan ke sejumlah kota bekas zona perang di Ukraina dan bertemu Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv, Presiden Joko Widodo akan melanjutkan perjalanan ke Rusia pada Rabu (29/6) malam. Jokowi berangkat ke Rusia menggunakan pesawat dari Polandia.
Menurut laporan Sekretariat Presiden RI, Jokowi dan rombongan berangkat dengan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) lagi dari Stasiun Central Kyiv tepat pukul 19.00 waktu lokal menuju Stasiun Przemysl Glowny di Przemysl, Polandia.
Jokowi diperkirakan tiba di Polandia pada Rabu (30/6) pagi.
Dari Stasiun Przemysl Glowny, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia untuk kemudian melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Di Rusia, Jokowi juga akan mendorong misi perdamaian saat bertemu Presiden Vladimir Putin di Moskow.
Jokowi juga diperkirakan akan membahas sejumlah isu lainnya yakni terkait kehadiran Putin di KTT G20 Bali November mendatang hingga hasil pertemuannya dengan Zelensky.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun