Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Desa Pemogan Sosialisasikan Pemilahan Sampah Berbasis Sumber
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sosialisasi pemilahan sampah berbasis sumber yang berkesinambungan dilaksanakan di Desa Pemogan digalakkan oleh ibu - ibu PKK setempat pada Selasa (5/7) malam.
Baca juga:
Sekeha Gong Lansia Werdha Santhi Sukses Tampilkan Yang Terbaik di Ajang PKB XLIV Tahun 2022
Perbekel Desa Pemogan, Made Suwirya dihubungi secara terpisah mengatakan kegiatan pemilahan sampah berbasis sumber di wilayahnya ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah kota Denpasar dalam mendorong pemilahan sampah langsung dari sumber,
dimana pelaksanaannya berkolaborasi dengan TPS 3 R Kubu Lestari Desa Pemogan berkolaborasi dengan Tim PKK Desa Pemogan.
"Adapun yang ikut terlibat dalam tim sosialisasi adalah TPS3R Kubu Lestari, pengurus PKK Desa Pemogan, Kepala Dusun Prajuru dan PKK Banjar Taruna Bhineka sebanyak 60 orang" ucapnya.
Ditambahkannya, kegiatan pemilahan ini dilakukan di wilayahnya rutin setiap bulan menyasar 17 dusun yang ada di Desa Pemogan.
"Harapannya tentu saja agar dapat merubah perilaku masyarakat kami dan semoga saja nanti memberi contoh ke lingkup masyarakat diluar Desa Kami untuk menjadi kebiasaan baru terkait pemilahan sampah langsung dari sumber," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 818 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 749 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 582 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 388 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 333 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun