Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk Jelang Idul Adha
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meskipun hari raya Idul Adha jatuh pada Minggu 9 Juli 2022, namun pintu keluar Bali Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana mulai dipadati oleh pemudik yang pulang ke kampung halamannya Rabu (6/07/2022).
Dari pantauan, terlihat pemudik dari Bali yang akan ke Jawa sudah mulai terjadi sejak pagi. Pemudik yang menggunakan motor dan mobil,
maupun pejalan kaki sudah meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang.
Hal tersebut dibenarkan Korsatpel BPTD Pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan. Namun penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang jelang hari raya Idul Adha masih normal.
Dia mengakui belum ada peningkatan signifikan pengguna jasa penyeberangan yang keluar Bali.
"Memang ada peningkatan kendaraan sepeda motor, tapi hal itu masih normal sekali," ujarnya.
Sastrawan menambahkan karena masih dinilai normal, operasional kapal juga menggunakan sistem normal sebanyak 28 kapal, trip Gilimanuk - Ketapang 8 trip dan waktu bongkar muat 45 menit.
"Tidak ada penerapan padat dan sangat padat, seperti pada saat jelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Jika nantinya ada peningkatan, proses bongkar-muat penumpang akan dipercepat untuk menghindari penumpukan kendaraan pemudik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan