Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
5 Menteri Inggris Mundur Lagi Hari Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak lima menteri Inggris lainya di pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson ikut mengundurkan diri massal pada Kamis (7/7). Salah satunya adalah Menteri Keamanan dan Urusan Perbatasan, Damian Hinds. Hingga kini, total ada 10 menteri kabinet Johnson yang menyatakan mengundurkan diri.
"Kepada Perdana Menteri [Johnson], dengan rasa menyesal, saya harus mengundurkan diri dari pemerintahan," demikian surat yang ditulis Hinds pada Kamis (7/7) dan diunggah di Twitter-nya.
Selain itu, Hinds mengatakan Johnson harus keluar dari pemerintahan untuk mengembalikan demokrasi di negara itu.
"Yang lebih penting daripada pemerintah atau pemimpin mana pun adalah standar yang kita junjung dalam kehidupan publik, pun kepercayaan kepada nilai demokrasi dan administrasi publik kami. Karena erosi serius terkait isu itu, saya menyimpulkan hal yang tepat bagi negara kami dan partai kami adalah pengunduran diri Anda [Johnson] dari pemimpin partai [Konservatif] dan perdana menteri," kata Hinds dalam suratnya, dikutip dari Reuters.
Tak hanya Hinds, Menteri Negara Bagian Irlandia Utara, Brandon Lewis, dan Menteri Keuangan Muda, Helen Whately, turut mengundurkan diri dari jabatan mereka pada Kamis (7/7).
"Pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab bergantung pada kejujuran, integritas, dan saling menghargai. Merupakan penyesalan yang mendalam bahwa saya harus meninggalkan pemerintahan, mengingat saya tak lagi percaya nilai-nilai tersebut masih dianut [pemerintahan Johnson]," kata Lewis dalam pernyataan Twitter pada Kamis (7/7).
Menteri urusan Pensiun, Guy Opperman, juga menyatakan pengunduran dirinya pada Kamis (7/7).
"Saya mengundurkan diri dengan banyak penyesalan, melihat muncul isu serius yang harus ditangani, mulai dari biaya pendukung kehidupan, legislasi, dan debat parlemen," kata Opperman dalam pernyataan Twitter.
"Pemerintah tak seharusnya menerima pengunduran diri dari 50 rekan, tetapi sayangnya PM tidak memberikan kami pilihan. Dia harus mengundurkan diri," lanjutnya.
Menteri Muda bidang Kebudayaan Chris Philp juga mundur dari jabatannya pada Kamis (7/7). Ia turut mendesak Johnson untuk mengundurkan diri imbas berbagai skandal yang menimpa pemimpin Partai Konservatif itu.
Pengunduran kelima menteri Inggris ini menambah deret pejabat yang pergi imbas skandal Johnson. Sehari sebelumnya, ada lima menteri Inggris yang juga mengundurkan diri.
Menteri Keuangan, Rishi Sunak, dan Menteri Kesehatan, Sajid Javid, mengundurkan diri pada Selasa (5/7) malam. Keduanya memutuskan mundur karena merasa tak lagi bisa menoleransi rentetan skandal yang terus terjadi di pemerintah.
Sementara itu, Menteri Urusan Anak dan Keluarga, Will Quince, dan Menteri Muda Transportasi, Laura Trott, mengumumkan berhenti dari jabatan mereka pada Rabu (6/7) pagi. Pengumuman ini disampaikan beberapa jam setelah Sunak dan Javid mengumumkan mundur dari kabinet.
Quince mengaku ia tak memiliki pilihan selain mundur dari pemerintahan, sementara Trott mengatakan ia kehilangan kepercayaan kepada pemerintah.
Kemudian ada Menteri Sekolah, Robin Walker, yang turut mengundurkan diri.
Sebagaimana diberitakan CNN, kisruh ini dimulai setelah pejabat kabinet Chris Pincher mengundurkan diri karena dituduh melecehkan dua tamu dalam acara makan malam pribadi.
Masalah ini kemudian merambat hingga ke Johnson, dengan banyak orang yang heran mengapa Pincher bisa masuk ke pemerintahan Inggris.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan