Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Penumpang Pesawat Disarankan Pakai Masker Selama Penerbangan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penumpang disarankan pakai masker selama penerbangan. Hal itu disarankan Spesialis Kedokteran Penerbangan Dr Daniel Hadinoto.
Setelah pintu pesawat ditutup saat berangkat hingga akhirnya tiba di tujuan, sirkulasi udara yang ada di dalam kabin adalah sirkulasi tertutup.
Meski udara dibersihkan lagi dengan mesin penyaring HEPA (high efficiency particulate air) filter yang diklaim hampir 100 persen efektif, tetap ada sedikit kemungkinan penumpang bisa tertular infeksi di pesawat akibat sirkulasi tertutup.
"Tetaplah pakai masker saat penerbangan, meski saat makan atau minum boleh dibuka sebentar, karena udara dalam pesawat tak seperti udara bebas, udaranya itu-itu saja," kata Daniel dikutip dari live streaming, Kamis.
Saran dari Daniel, seperti yang sudah dianjurkan tenaga kesehatan sejak lama, adalah memakai masker bedah yang dilapisi dengan masker kain.
Selain masker, ia mengingatkan calon penumpang untuk tetap menjaga protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak dengan orang lain.
Ia juga menyarankan calon penumpang untuk betul-betul menjaga kesehatan dalam mempersiapkan perjalanan demi melindungi diri sendiri serta orang lain. Sebab udara di dalam pesawat yang berbeda dengan udara di alam bebas.
Calon penumpang yang sedang terkena flu disarankan untuk menunda perjalanan naik pesawat.
Selain karena akan terjadi ketidaknyamanan karena perbedaan tekanan udara di kabin pesawat, sirkulasi udara yang tertutup membuat penularan penyakit rawan terjadi.
Daniel mengatakan, memang wajar bila masyarakat berbondong-bondong ingin bepergian dengan pesawat untuk melepas penat setelah perjalanan kian dipermudah dan perbatasan antar negara sudah dibuka.
Hanya saja menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebelum terbang tetap penting karena penularan penyakit rawan terjadi di perjalanan udara. (Antara)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6012 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan