Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
ABK di Benoa Babak Belur Dihajar Sejumlah Orang Tak Dikenal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Insiden pengeroyokan menimpa seorang anak buah kapal (ABK) bernama Aldi Prastiyo (21). Wajahnya babak belur setelah dikeroyok orang tak dikenal di areal Taman Pelindo, depan Kantor Navigasi Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, pada Kamis 7 Juli 2022 sore.
"Korban seorang ABK di Benoa. Wajahnya babak belur berlumuran darah setelah dihajar sejumlah orang tak dikenal," ungkap sumber Jumat 8 Juli 2022.
Sumber menjelaskan, korban asal Kecamatan Bangsal, Jember itu dihajar para pelaku dengan batu paving kotak. Namun hingga kini belum diketahui motif pengeroyokan tersebut. Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polsek KP3 Pelabuhan Benoa.
"Polisi masih memeriksa saksi-saksi. Korban saat ini masih dirawat intensif di RSUP Sanglah dan belum bisa diperiksa polisi," kata sumber.
Insiden pengeroyokan terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Tidak banyak yang melihat peristiwa tersebut. Polisi datang ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari warga yang melihat seseorang dengan wajah penuh darah terkapar di aeral Taman Pelindo.
Mengenai hal ini Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi yang dikonfirmasi membenarkan jika para pelaku masih dikejar. "Masih lidik. Kejadiannya sore kemarin," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4583 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2393 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2048 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1648 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1089 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun