Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Dua Insiden Penembakan Dalam Semalam, 19 Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua insiden penembakan melanda Afrika Selatan dalam satu malam. Insiden pertama terjadi di Soweto pada Minggu (10/7) dini hari. Sekelompok pria bersenjata melepaskan tembakan secara sporadis ke kerumunan orang di salah satu bar. Pihak kepolisian menyebutkan sebanyak 15 orang tewas dalam insiden tersebut.
Penembakan itu terjadi tak lama setelah larut malam. Sekelompok pria memasuki sebuah bar bernama Orlando East dan kemudian menembaki pengunjung secara acak.
Pelaku yang tak dikenal itu melarikan diri dari tempat kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan pencarian. Tak jelas berapa banyak orang yang terlibat.
Tak hanya itu, media lokal juga melaporkan insiden penembakan lain yang terjadi di Pietermaritzburg, sekitar 500 kilometer di tenggara Soweta. Insiden penembakan itu menewaskan sekitar empat orang.
Baca juga:
Zelensky Tiba-Tiba Pecat Lima Diplomat
Afrika Selatan menjadi salah satu negara paling kejam di dunia dengan 20 ribu orang dibunuh setiap tahun. Afrika Selatan menjadi salah satu negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi secara global.
Soweto, yang berada di dekat Johannesburg, merupakan salah satu kota dengan populasi kulit hitam terbesar di Afrika Selatan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7748 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5630 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan