Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Rusia Akan Ciptakan Laser, Tembak Jatuh Satelit Musuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia berencana akan menciptakan sistem laser yang dapat membutakan satelit musuh.
Sistem yang tampaknya berada di fasilitas ruang angkasa Krona Kementerian Pertahanan Rusia di dekat Zelenchukskaya itu, terungkap melalui penyelidikan sumber terbuka yang diterbitkan oleh The Space Review.
Dengan menganalisis citra satelit publik, dokumen permintaan dari kontraktor industri Rusia dan dokumen keuangan Rusia menyarankan bahwa proyek yang disebut Kalina ini dapat mengarahkan pulsa laser untuk merusak sensor optik satelit.
Proyek Kalina sendiri merupakan sistem laser yang dirancang untuk perang elektro-optik.
"Dokumentasi tender yang ditempatkan secara online pada 2015 telah memperjelas bahwa Kalina akan menampilkan teleskop baru yang memiliki sinar laser mengarah secara akurat ke satelit," tulis The Space Review, dikutip dari Independent, Selasa (12/7/2022).
Proyek ini awalnya dimulai pada 2011, tetapi penelitian pendahuluan dilakukan pada awal satu dekade sebelumnya. Kompleks Kalina memiliki peralatan pengawasan termasuk sistem lidar dan radar yang digunakan untuk mengidentifikasi target teleskop luar angkasa.
Menurut laporan, gedung teleskop dan terowongan yang menghubungkan ke gedung lidar sudah terpasang. Tetapi tidak diketahui berapa banyak perangkat keras yang telah dipersiapkan.
Kemajuan ini sendiri bisa memberikan Rusia sanksi ekonomi, khususnya pada elektronik. Pada November tahun lalu, Rusia melakukan uji coba rudal yang menghancurkan salah satu satelitnya sendiri.
Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat mengutuk perbuatan Rusia dan menyebutnya sebagai uji coba sembrono karena menciptakan hampir 1.500 keping puing yang mengambang di orbit rendah Bumi, lokasi di mana Stasiun Luar Angkasa Internasional berada.
Mantan astronaut, badan antariksa internasional, dan pejabat pemerintah di seluruh dunia berpendapat bahwa pengujian senjata anti-satelit (ASAT) harus dihentikan karena risiko yang ditimbulkannya dari menciptakan puing-puing luar angkasa.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan