Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Viral Emak-Emak Curi Uang Pedagang, Saat Ditangkap Nangis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kehebohan terjadi di salah satu warung di yang menjual nasi dan lontong atau sarapan di Jalan Multatuli Medan, Selasa (12/7/2022). Seorang emak-emak yang belum diketahui identitasnya kedapatan diduga mencuri uang dari dalam laci pedagang.
Pemilik warung langsung bertindak dengan menangkap emak-emak itu. Ia merekam video perbuatan itu lewat kamera ponsel dan viral di media sosial.
Terlihat emak-emak yang mengenakan mukena berwarna pink menangis ketika aksinya dipergoki.
"Dia pura-pura beli ini, kami lagi sibuk langsung diambilnya ada sekitar satu juta," kata pemilik warung.
Personel Polsek Medan Kota yang sedang berpatroli langsung membawa pelaku ke kantor polisi.
"Tolong ya hati-hati kalian para pedagang," katanya.
Emak-emak yang diduga mencuri ini terus menghindari sorotan kamera ponsel. Ia juga meminta agar wajahnya tidak difoto-foto.
Pemilik warung bernama Tami (36) mengatakan, aksi emak-emak itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Ia memesan dua bungkus lontong.
Setelah pesanannya siap, kata Tami, wanita itu meminta air minum untuk dibungkus. Saat itulah ia melancarkan aksinya.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2341 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan