Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ukraina Rudal Kherson Yang Diduduki Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pihak berwenang di Kherson, wilayah Ukraina yang diduduki oleh Rusia, mengatakan pasukan Kyiv membombardir sebuah kota di wilayah itu hingga menewaskan tujuh orang.
"Sudah ada tujuh orang tewas dan sekitar 60 orang terluka menyusul serangan ke Kota Nova Kakhovka," kata kepala pemerintahan kota yang didukung Moskow, Vladimir Leontiev, di Telegram, seperti dikutip AFP.
Beberapa saksi mata melaporkan sejumlah warga Rusia menangis di bawah reruntuhan. Pihak Ukraina juga mengklaim berhasil menargetkan situs militer Rusia di kota itu.
"Karena senjata modern Barat, pertahanan udara Rusia tidak bisa mengganggu [tembakan] artileri,"kata Serhiy Khlan, seorang anggota dewan regional Kherson Ukraina.
Khlan mengatakan warga kesulitan saat mencoba mengungsi dari wilayah itu. Sebab, katanya, pasukan Rusia meminta jatah imbalan kepada warga Ukraina agar jalur evakuasi dibuka.
"Terkait evakuasi di wilayah Kherson, tidak ada koridor kemanusiaan. Masyarakat pergi melewati Vasylivka menuju Zaporizhzhia di tengah risiko, antrean mobil dapat berlangsung satu sampai dua pekan," ujar Khlan.
Khlan juga mengklaim pasukan Rusia mengambil barang-barang masyarakat.
Sementara itu, beberapa gambar dan video yang telah di geolokasi di Kherson menunjukkan kepulan asap abu-abu muncul ke udara pada Minggu (10/7).
Serangan pada Minggu (10/7) merupakan bagian dari beberapa ledakan yang terjadi dekat sebuah bandara di Kherson pada Sabtu (9/7). Lokasi itu disebut-sebut merupakan situs gudang amunisi di wilayah Donetsk.
Media Rusia TASS melaporkan empat tembakan terjadi di Kherson, tetapi mengklaim ledakan itu merupakan bagian dari sistem pertahanan udara Moskow.
Tak hanya itu, wakil parlemen Rusia, Alexander Khinshtein, membantah Ukraina berhasil menyasar unit militer di Kherson.
"Sumber Ukraina terus menyampaikan berita palsu terkait serangan rudal di pangkalan penjaga Rusia di Kherson. Rudal itu mengenai gedung empat lantai, di mana lokasi itu sempat menjadi tempat salah satu unit pendukung pasukan Rusia. Sehari sebelum [serangan], mereka dipindahkan,: kata Khinshtein dalam Telegram.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3018 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2039 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun