Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Gelombang 4 Meter Terjang Pesisir Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gelombang tinggi menerjang pesisir sepanjang pantai di Gianyar. Gelombang mencapai 4 meter bahkan sampai melompati senderan beton. Hal itu terlihat di Pantai Lebih, air pantai sampai masuk ke parkiran.
Mengenai gelombang tinggi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta menyatakan berdasarkan laporan dari BMKG, cuaca buruk akan berlangsung dua hari terakhir.
“13-14 Juli gelombang tinggi sampai 4 meter,” ujar Dibya, Rabu (13/7).
Mengantisipasi gelombang tinggi, BPBD Gianyar menugaskan jajaran Balawista memantau pantau. “Balawista standby di pantai sepanjang Gianyar,” jelasnya.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di pantai. Anjuran itu ditujukan bagi nelayan hingga pengunjung yang hendak mandi.
“Petugas mengarahkan pengunjung untuk tidak mendekati pantai. Mohon menghindari pantai, karena cuaca ekstrim, nelayan agar tidak melaut,” pintanya.
Selain gelombang tinggi di pesisir, di daratan bencana pohon tumbang menghantui sejak tiga hari terakhir. Laporan terbaru, terjadi pohon tumbang di Setra atau kuburan Banjar Teges Kanginan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Rabu (13/7).
Pohon di kuburan tumbang ke arah sawah produktif. Beruntung tidak ada korban saat kejadian berlangsung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6038 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan