Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Viral Panitia Kurban Tiup Paru-Paru Sapi Sampai Mengembang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Selain menangani hewan kurban sebelum disembelih, panitia kurban juga bertugas untuk membersihkan, mengolah dan memotong daging untuk kemudian dibagikan pada masyarakat. Baru-baru ini, aksi konyol seorang panitia kurban mendapat perhatian banyak orang setelah videonya viral di TikTok, diunggah akun @fikrifthrrhmn.
Dalam video, lelaki berbaju oranye tersebut tampak tengah memegang bagian paru-paru sapi yang akan ia olah. Namun, hal yang mengejutkan adalah, tiba-tiba ia meniup rongga paru-paru sapi tersebut.
Hal lucu pun terjadi, paru-paru sapi jadi melebar dan mengembang seperti balon. Aksinya ini pun membuatnya ditertawakan banyak orang, bahkan dinilai seperti meniup sangkakala.
"Berasa niup sangkakala," tulis akun tersebut.
Video ini telah dilihat lebih 6,3 juta kali dengan beragam komentar lucu. Tak sedikit yang merasa heran dengan lelaki tersebut, yang tak ragu mendekatkan paru-paru sapi mentah ke mulutnya. Terlebih, lelaki itu bahkan tak menunjukkan ekspresi jijik sama sekali.
"Paru-parunya bersih banget, berarti sapinya ga pernah ngerokok," ujar @user50xxxxxx.
"Kok seru-seru banget sih para panitia yang fyp," ungkap @stilxxxxxxxx.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3038 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun