Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tak hanya menyerbu kantor perdana menteri, demonstran di Sri Lanka juga menggeruduk stasiun televisi nasional. Mereka bahkan sempat membajak siaran. Sejumlah cuplikan video yang dilihat AFP memperlihatkan seorang pria dari massa itu masuk ke dalam studio stasiun televisi Rupavahini pada Rabu (13/7).
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Ia merangsek masuk ketika program siaran langsung tengah mengudara. Pria itu memerintahkan agar hanya berita-berita terkait demonstrasi yang ditayangkan.
Pihak Rupavahini langsung menghentikan transmisi siaran. Mereka lantas mengganti tayangan dengan program yang sudah direkam sebelumnya.
Di penjuru lain di Sri Lanka, massa juga menggeruduk kantor Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe. Penggerudukan terjadi setelah ia ditunjuk menjadi plt presiden menggantikan Gotabaya Rajapaksa yang kabur ke Maladewa.
Demonstran sudah mulai memadati kantor Wickremesinghe setelah Rajapaksa kabur ke Maladewa pada Rabu dini hari.
Dari Maladewa, Rajapaksa disebut bakal mengirimkan surat pengunduran diri. Sama seperti Rajapaksa, Wickremesinghe juga sebenarnya sudah berencana mengundurkan diri dari kursi PM.
Baca juga:
AS Berhasil Tewaskan Pentolan ISIS di Suriah
Namun kemudian, Rajapaksa menunjuk Wickremesinghe menjadi pelaksana tugas presiden. Berdasarkan konstitusi Sri Lanka, PM memang seharusnya mengambil alih jabatan jika presiden mundur.
Kendati demikian, warga tetap menuntut Wickremesinghe untuk mundur. Mereka tak mau kroni-kroni Rajapaksa masih menguasai negara.
Sementara itu, Ketua Parlemen Sri Lanka, Mahinda Yapa Abeywardena, menyatakan bahwa mereka baru akan mengumumkan calon presiden baru pada 19 Juli mendatang. Sehari kemudian, tepatnya 20 Juli, parlemen baru akan menggelar pemungutan suara untuk menentukan pemegang takhta selanjutnya.
Sembari menanti pemimpin baru, Wickremesinghe mendeklarasikan situasi darurat nasional tanpa batas waktu yang ditentukan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5131 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3426 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2177 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 888 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan