Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Davide Brivio Sedih Suzuki Cabut dari MotoGP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepergian Suzuki dari MotoGP membuat banyak orang tidak bisa berkata-kata. Begitu juga dengan mantan Manajer Tim asal Hamamatsu tersebut, Davide Brivio.
Pria yang kini menukangi tim balap di F1 ini menyesalkan apa yang terjadi dan berharap solusi akan muncul agar tim tidak 'hilang'.
"Ini waktu yang sulit bagi Suzuki. Sangat menyedihkan bahwa semuanya sudah berakhir. Saya merasa kasihan pada orang-orang yang bekerja di sana, saya mengenal mereka dengan sangat baik. Mereka berusaha mencari solusi. Suzuki akan mundur tetapi akan sangat bagus bagi seseorang untuk bergabung dengan tim atau menemukan seseorang yang dapat mempertahankannya," kata mantan Brivio seperti dilansir dari Motorcycle Sports.
Ia juga berpendapat bahwa jika seseorang mengambil tim tersebut, mereka sudah memiliki setengah dari pekerjaan yang harus dilakukan.
"Ini adalah tim yang siap, ada banyak orang berskill baik yang bekerja di sana dan setengah dari pekerjaan selesai. Tapi saya tidak tahu pembicaraan seperti apa yang sedang terjadi sekarang. Misalnya, pabrikan baru yang bergabung dengan MotoGP pada tahun 2024 mungkin ingin menjaga tim tetap hidup pada tahun 2023," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun