Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
25 Meter Kubik Sampah Terkumpul di Kawasan Pantai Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sampah kiriman di Kawasan Pantai Sanur, Denpasar membludak pada Jumat (15/7) didominasi ganggang, plastik dan jenis lainnya.
Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar melaksanakan respon cepat penanganan untuk memastikan kebersihan kawasan Pariwisata Sanur.
Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini angin berhembus dari Timur ke Barat. Karenanya, sebagai siklus tahunan, kawasan Pantai Sanur biasanya mendapat sampah kiriman.
"Atensi sampah kiriman akan terus dioptimalkan dari kawasan Pantai Biaung hingga Mertasari, hal ini mengingat Sanur merupakan kawasan pariwisata," ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dari pembersihan tersebut sebanyak 25 Meter Kubik ditangani. Namun demikian, sepanjang masih terdapat sampah kiriman, penanganan akan terus dilaksanakan.
"Dalam penanganan tentu kami memperhatikan pasang surut air laut, dalam beberapa hari kedepan akan terus disiagakan Tim, sehingga pantai Sanur sebagai destinasi wisata dapat terus dinikmati," jelasnya.
Dalam kesempatan ini Gustra panggilan akrabnya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal ini mengakibatkan saluran air menjadi kotor dan bermuara ke pantai.
"Kami imbau masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga jika angin berubah, tidak mengotori pantai," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun