Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Apakah Olahraga Malam Berbahaya? Ini Manfaat dan Risikonya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tren olahraga malam hari diminati banyak orang, khususnya di perkotaan. Hal ini karena tuntutan pekerjaan dan ketersediaan waktu luang yang baru ada di malam hari. Tapi sebenarnya, apakah olahraga malam berbahaya atau justru lebih sehat?
Pada dasarnya, olahraga, kapanpun waktu yang diambil, masih memiliki manfaat. Hanya saja, perlakuan pada tubuh setelah olahraga yang harus diperhatikan secara cermat, agar manfaat yang didapatkan lebih besar daripada risiko yang harus dihadapi.
Manfaat Olahraga Malam Hari
Sederet manfaat bisa diperoleh saat Anda rutin melakukan olahraga malam. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Olahraga Lebih Bersemangat
Pada studi yang dipublikasikan di Journal of Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism tahun 2013 lalu, orang yang berolahraga malam memberikan usaha 20& lebih keras daripada olahraga di pagi hari. Jelas, aktivitas fisik yang lebih intens ini akan membuat tubuh terlatih lebih baik.
2. Efisiensi Hasil
Pada pagi hari, tubuh cenderung memiliki kadar hormon kortisol yang tinggi sehingga pertumbuhan otot justru dapat terhambat. Di malam hari, tingginya hormon testosteron akan berdampak baik pada efek latihan yang dilakukan, sehingga otot lebih mudah terbentuk.
3. Meningkatkan Kualitas Tidur
Olahraga malam, secara nyata, justru dapat meningkatkan kualitas tidur. Asalkan, olahraga yang dilakukan adalah olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda. Aktivitas fisik ringan sebelum tidur dapat membantu Anda meningkatkan tidur gelombang lambat, berdasarkan fakta dalam Journal of Sports Medicine.
Pahami Juga Risiko Olahraga Malam Hari
Selain beberapa manfaat di atas, Anda juga harus paham benar risiko yang harus dihadapi. Namun ketika olahraga dilakukan secara terukur dan terencana, risiko ini tetap bisa ditekan.
1. Risiko Gangguan Tidur
Ketika olahraga dilakukan secara intens dan terlalu berat, maka risiko ini akan muncul secara lebih signifikan. Jika ingin melakukan latihan interval intensitas tinggi atau HIIT, lakukan setidaknya lebih dari 1 jam sebelum tidur.
2. Konsistensi Latihan
Percaya atau tidak, olahraga malam lebih sulit terjaga konsistensinya. Pada orang-orang yang berolahraga pagi, konsistensi latihan akan lebih mudah terjaga. Faktor kelelahan dan terbatasnya waktu jadi tantangan terbesar dalam olahraga malam.
3. Dampingan Pelatih
Seringkali olahraga malam di pusat kebugaran jadi opsi yang diambil banyak orang, sehingga ketersediaan pelatih pribadi sangat terbatas. Konsekuensinya, Anda harus berolahraga tanpa dampingan dari pelatih.
Lalu apakah olahraga malam berbahaya dan tidak direkomendasikan? Selama porsi olahraga yang bisa terukur dengan baik, olahraga malam tidak akan memberikan masalah. Jelas, hal ini harus sesuai dengan perencanaan dan rekomendasi dari pelatih Anda.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan