Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Kolom Abu 2500 Meter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi Gunung Anak Krakatau hari ini, Senin (18/7) pukul 15.49 WIB. Erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ±2500 m di atas puncak (±2657 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat," kicau akun resmi Twitter lembaga itu, @PVMBG, Senin petang.
PVMBG kemudian menjelaskan erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 97 detik. Atas erupsi yang terjadi hari ini, PVMBG mengeluarkan rekomendasi kepada masyarakat, pengunjung, wisatawan hingga pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
"Tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif," demikian imbau PVMBG.
Merujuk pada pantauan PVMBG yang diakses lewat akun Twitternya, ini adalah hari ketiga beruntun Anak Krakatau erupsi.
Sebelum sore ini, gunung berapi yang berada di Selat Sunda itu erupsi pada Senin pagi, pukul 08.26 WIB dengan kolom letusan teramati sekitar 2000 meter. Erupsi terekam di seismograf dengna amplitudo maksimum 55 mm dan durasi 97 detik.
Pada Minggu (17/7), PVMBG mencatat Anak Krakatau erupsi pada pukul 08.47 WIB dengan kolom letusan teramati sekitar 2000 meter. PVMBG mencatat erupsi itu terekam di seismograf dengan durasi 79 detik.
Sehari sebelumnya, pada Sabtu (16/7), gunung itu dua kali erupsi yakni pada pukul 22.55 WIB (kolom abu 1.500 meter) durasi 29 detik, dan pukul 23.39 WIB (kolom abu 1500 meter) durasi 35 detik.
Sebelumnya, awal bulan ini dan akhir Juni lalu, gunung itu pun sempat mengalami erupsi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3123 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun