Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
14 Event di NTB Terganggu Mahalnya Harga Tiket Pesawat
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak 14 event akan diselenggarakan di Provinsi NTB pada semester II tahun 2022 ini. Event nasional dan internasional ini bisa terganggu karena tingginya harga tiket pesawat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi mengatakan, 14 event tersebut terdiri dari event musik, fesyen, olahraga, hingga balap motor. Event-event tersebut diselenggarakan oleh komunitas, lembaga. Skala nasional dan internasional. Sebelumnya, pada semester I 2022, ada 10 event sudah terlaksana.
“Kita sangat berharap harga tiket ini segera mengalami penyesuaian supaya tidak mengganggu minat kunjungan orang datang ke sini (NTB). Biar event kita juga bisa meningkat. Tentu saja (kenaikan harga tiket pesawat) menjadi pertimbangan kita. Semoga tetap terlaksana,” kata Yusron, usai mengikuti pertemuan di PHRI NTB, Rabu (20/7).
Untuk itu, Yusron mengatakan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah bersurat kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah terhadap keluhan – keluhan stakeholders. Termasuk dorongan agar pemerintah daerah memberikan subsidi terhadap tingginya harga tiket pesawat.
Selain itu, Yusron juga mengatakan, bersama PHRI dan stakeholders lainnya, pihaknya juga akan bersurat kepada DPRD NTB. Harapannya, persoalan tingginya harga tiket pesawat ini juga dapat diintervensi secara politis.
“Nanti kita harapkan DPRD NTB berkoordinasi dengan DPR RI dan mencari benang merah persoalan ini dengan seluruhnya yang terkait,” ujarnya.
Surat juga akan dilayangkan kepada Kementerian Perhubungan. Kendati bukan ranah Dinas Pariwisata masuk, namun persoalan harga tiket pesawat ini menurutnya berkaitan erat dengan sektor pariwisata.
Tentu tak lupa juga, daerah akan bersurat kepada Kementerian Pariwisata. Serta kementerian – kementerian lainnya terkait.
“Kita berharap, aksebilitas keluar masuk orang ke NTB tidak terganggu karena persoalan harga tiket ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, Yusron mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan salah satu maskapai penerbangan dan menanyakan perihal ini. Dalam keterangan yang didapat, kenaikan harga tiket pesawat terjadi karena kenaikan komponen pendukung lain dalam penerbangan.
Selain itu, setelah pandemi Covid-19 selama dua tahun lebih, jumlah pesawat yang beroperasi juga terbatas. Karena untuk mengoperasikan kembali, pesawat-pesawat ini terlebih dahulu harus dilakukan maintenance.
“Kemungkinan Oktober 2022 ini harga tiket pesawat bisa berangsur-angsur normal,” jelas Yusron.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2350 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan