Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Pikap Tabrak Jembatan Tukadaya, Bodi Depan Penyok
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Diduga akibat sopir mengantuk kendaraan pikap ber-nopol P 9816 V menabrak ujung pembatas jembatan sungai Tukadaya, Desa Banyubiru Kecamatan Negara, Jembrana, Jumat (29/07/2022) sekitar pukul 04.30 WITA. Akibat kecelakaan, kendaraan pikap tersebut rusak pada bagian depan.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra menjelaskan kronologis kecelakaan out of control bermula kendaraan Mitsubishi yang dikendarai L 300 Moh. Bagus Prasetyo (24), asal Dusun Balikan Desa Dari Tegal Sari Banyuwangi.
Bersama kernet Rahmad Paiman (24) asal Desa Tegal Rejo Kecamatan Tegal Sari Banyuwangi, datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
"Sampai di TKP di KM 108-109 tepatnya tikungan sebelah timur jembatan Tukadaya tiba-tiba sopir diduga mengantuk sehingga kendaraan yang dikemudikannya mengalami oleng ke kiri sehingga menabrak pembatas jalan sebelum Jembatan Tukadaya," terang AKP Aan Saputra.
Akibat kecelakaan tunggal tersebut, kendaraan mengalami kerusakan bagian depan penyok dan pintu sebelah kiri hancur.
Baca juga:
Terjebak Macet, Ibu Ini Keluar dari Mobil dan Atur Jalan
Sementara sopir mengalami luka lecet pada pelipis sebelah kiri dan kernetnya Rahmad Paiman kesleo di kaki bagian kanannya. Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani unit laka Satlantas Polres Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7379 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan