Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Kondisi Terkini Istri Kopda Muslimin yang Ditembak di Perut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rina Wulandari menjadi korban upaya pembunuhan melalui penembakan yang didalangi oleh suaminya sendiri, Kopda Muslimin. Kondisinya kini dikabarkan semakin membaik setelah ditembak di bagian perut.
Kini ia masih dirawat di ruang ICU RSUP dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah. Sementara suaminya, Kopda Muslimin telah ditemukan tewas diduga bunuh diri di rumah orang tuanya di wilayah Kendal.
Bagaimana kondisi Rina Wulandari terkini? Berikut ulasannya.
Rina Wulandari selesai jalani operasi kedua
Kepala Kesehatan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Bima Wisnu Nugroho mengatakan, kondisi Rina Wulandari yang merupakan istri Kopda Muslimin masih lemah seusai menjalani operasi kedua.
Rina merupakan korban penembakan oleh orang suruhan suaminya sendiri beberapa waktu lalu. Kini ia masih dirawat di ruang ICU RS Kariadi Semarang.
"Masih dirawat di ICU RS Kariadi usai menjalani operasi kedua," kata Bima di Semarang, Kamis (28/7/2022).
Kondisi Rina sudah sadar
Bima juga mengatakan bahwa kondisi Rina Wulandari kini sudah sadar setelah menjalani operasi kedua. Meski sudah sadar, menurut Bima, kondisinya masih lemah.
Bima menambahkan, Rina juga masih menggunakan ventilator daam proses perawatannya di rumah sakit.
Tim Medis terus berupaya pulihkan Rina
Bima menjelaskan, pihak paramedis hingga kini masih terus berupaya memulihkan Rina Wulandari dari upaya pembunuhan yang menimpa dirinya pada Senin lalu (18/7/2022).
"Semaksimal mungkin akan pulihkan pasien," tambahnya.
Rina berusaha dibunuh orang suruhan suaminya
Rina sendiri sebelumnya mengalami luka tembak sebanyak dua kali di bagian perut oleh sekelompok pembunuh bayaran suruhan suaminya sendiri.
Ia ditembak pada Senin lalu (18/7/2022) di depan rumahnya, di Jalan Cemara III, Kota Semarang, Jawa tengah. Kala itu, ia baru sampai di rumah setelah menjemput putrinya, yang juga berada di lokasi penembakan.
Pelaku penembakan terhadap diri Rina Wulandari berjumlah empat orang. Mereka adalah kelompok pembunuh bayaran yang mengaku merupakan orang suruhan Kopda Muslimin.
Kini keempat orang tersebut telah berhasil ditangkap. Usai penangkapan terhadap komplotan pembunuh bayaran tersebut, Kopda Muslimin melarikan diri dan sempat menjadi buronan TNI dan Polda Jawa Tengah.
Baca juga:
Kopda Muslimin Dikabarkan Tewas di Kendal
Kopda Muslimin kemudian diketahui pulang ke rumah orang tuanya di daerah Kendal, Jawa Tengah dengan menggunakan sepeda motor.
Kemudian pada Kamis pagi (28/7/2022), Kopda Muslimin ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya. Penyebab tewasnya Kopda Muslimin diduga karena keracunan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7379 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan