Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Presiden Taiwan Buka Suara Soal Tegang dengan China
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan negara pulau itu tidak akan mundur dengan ancaman militer China. Sebelumnya, Beijing menegaskan akan memberi pembalasan atas kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) Nancy Pelosi.
"Menghadapi ancaman militer yang sengaja ditingkatkan, Taiwan tidak akan mundur. Kami akan ... terus mempertahankan garis pertahanan untuk demokrasi," kata Tsai pada sebuah acara dengan Pelosi di Taipei, Rabu (3/8/2022), melansir AFP.
Atas kunjungan Pelosi, China telah memberi sanksi ke Taiwan. Beijing menangguhkan impor buah jeruk, ikan layur, dan makarel dari Taiwan per 3 Agustus, menurut bea cukai China, dikutip Reuters.
Sebelumnya, kementerian perdagangan China juga mengatakan menangguhkan ekspor pasir alam ke Taiwan mulai Senin lalu. Sebanyak 35 pengekspor biskuit dan kue kering Taiwan juga diberi "hukuman" sama.
Kedatangan Pelosi sendiri sudah diperingatkan China. Baik melalui pejabat maupun Presiden Xi Jinping. Militer China bahkan berjanji meluncurkan "aksi militer yang ditargetkan" sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi.
"Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan ini," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan China, Wu Qian dalam sebuah pernyataan mengutuk kunjungan tersebut.
Hal sama juga ditegaskan Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat, angkatan laut China.
Tentara mengatakan akan melakukan operasi militer bersama di dekat Taiwan mulai Selasa malam dan akan menguji peluncuran rudal konvensional di laut timur Taiwan.
Baca juga:
Militer China Disebut Tembus Perairan Taiwan
Latihan tersebut akan mencakup latihan gabungan udara dan laut di utara, barat daya dan timur laut Taiwan. Ini juga akan meliputi penembakan langsung jarak jauh di Selat Taiwan dan peluncuran uji coba rudal di laut timur Taiwan.
Kunjungan ke Taiwan menjadikan Pelosi sebagai sosok tertinggi AS yang resmi mengunjungi wilayah itu dalam 25 tahun. Ini menarik kemarahan China yang menyebut langkah itu sebagai pelanggaran kebijakan satu-China dan campur tangan dalam urusan internal China.
China sendiri masih mengklaim sepihak wilayah Taiwan, meski wilayah itu telah memerdekakan diri sebagai negara berdaulat.
Sebelum bertandang ke Taiwan, Pelosi mengunjungi Malaysia, setelah memulai tur Asia-nya di Singapura pada Senin. Kantornya mengatakan dia juga akan pergi ke Korea Selatan dan Jepang, tetapi awalnya tidak menyebutkan kunjungan ke Taiwan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7967 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5641 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan