Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Taiwan Siaga Balasan China Soal Lawatan Pelosi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan menegaskan pasukannya bersiaga tingkat tinggi memantau dengan cermat latihan militer besar-besaran China yang mengepung wilayahnya itu mulai hari ini, Kamis (4/8). Pemerintahan Presiden Tsai Ing Wen menegaskan Taiwan siap jika harus berkonflik tanpa bermaksud menyulut api perang.
Baca juga:
China Tembakkan Proyektil ke Selat Taiwan
"Kementerian Pertahanan Nasional menekankan bahwa kami akan menjunjung tinggi prinsip mempersiapkan perang tanpa mencari perang, dan dengan sikap tidak meningkatkan konflik dan menyebabkan perselisihan," kata Kementerian Pertahanan Taiwan melalui sebuah pernyataan seperti dikutip AFP.
Latihan militer besar-besaran China ini berlangsung sebagai respons Beijing yang marah gegara Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ngotot berkunjung ke Taiwan. Menurut China, lawatan Pelosi melanggar prinsip Satu China dan dapat memberi sinyal yang salah kepada Taiwan yang kekeh ingin merdeka.
Sementara itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menegaskan negaranya "tidak akan mundur" dengan gertakan China yang marah dan bertekad membalas lawatan Pelosi dengan latihan militer.
"Menghadapi ancaman militer yang sengaja ditingkatkan, Taiwan tidak akan mundur. Kami akan ... terus mempertahankan garis pertahanan untuk demokrasi," kata Tsai saat menyambut Pelosi di Taipei pada Rabu (3/8).
Di hari yang sama dengan lawatan Pelosi, China segera mengumumkan latihan militer besar-besaran termasuk simulasi tempur dan tembak-menembak di enam titik mengelilingi Taiwan. Latihan itu akan berlangsung 4-7 Agustus.
"Tindakan ini merupakan pencegah serius terhadap eskalasi besar baru-baru ini dari tindakan negatif Amerika Serikat soal isuTaiwan, dan peringatan serius bagi pasukan 'kemerdekaan Taiwan' yang mencari 'kemerdekaan,'" kata Kolonel Shi Yi, juru bicara Komando Militer Teater Timur China, melalui pernyataan seperti dikutip CNN.
Baca juga:
AS Restui Finlandia-Swedia Masuk NATO
Kementerian Pertahanan China mengatakan militer China "dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan situasi saat ini dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan kekuatan eksternal dan skema pemisahan kemerdekaan Taiwan".
Dalam langkah yang tidak biasa, media pemerintah China juga mengunggah di Twitter sebuah peta yang menunjukkan enam daerah di sekitar Taiwan yang akan menjadi lokasi latihan militer tentara Negeri Tirai Bambu tersebut.
Di sisi ekonomi, China pun mengisolasi Taiwan dengan menerapkan sejumlah sanksi dan blokade perdagangan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 845 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 773 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 747 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 392 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 380 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun