Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Iran: Israel Akan Bayar Harga Mahal Usai Gempur Jalur Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran mengutuk serangan Israel di Gaza. Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran bahkan mengatakan Israel akan "membayar harga mahal" atas kejahatan brutal yang menewaskan 24 orang, termasuk anak-anak.
"Israel akan membayar harga mahal lainnya untuk kejahatan baru-baru ini," kata Kepala Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran Hossein Salami, seperti diberitakan Al Jazeera, Sabtu (6/8).
"Perlawanan Palestina lebih kuat hari ini daripada sebelumnya. Kelompok-kelompok bersenjata sudah menemukan kemampuan untuk mengelola perang besar," tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga memastikan Palestina tidak sendirian dalam menghadapi serangan Israel. IRGC Iran dipstikan akan terus ikut dalam perjuangan dalam melawan Israel.
"Kami bersama Anda di jalan ini sampai akhir, dan biarkan Palestina dan Palestina tahu bahwa mereka tidak sendirian," katanya kepada pemimpin kunjungan kelompok Jihad Islam, Ziad al-Nakhala, selama pertemuan di Teheran.
Tak hanya itu, Kementerian Luar Negeri Iran juga mengutuk "serangan brutal" Israel di Gaza.
Presiden Ebrahim Raisi mengatakan Israel "sekali lagi menunjukkan sifat pendudukan dan agresifnya kepada dunia." Sebelumnya, Israel menggempur habis Jalur Gaza dalam dua hari hingga Sabtu (6/8).
Setidaknya 24 orang, termasuk 6 anak-anak, tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina. Kementerian Kesehatan Jalur Gaza mengonfirmasi laporan ini. Mereka juga mencatat 203 orang terluka akibat gempuran Israel.
Berdasarkan catatan Palestina, para anak yang tewas tersebut merupakan korban serangan udara Israel di Jabalia. Namun, Israel membantah pasukan mereka melancarkan serangan di daerah itu.
Saling gempur ini bermula pada Jumat (5/8), ketika Israel melancarkan serangan udara sebagai upaya pencegahan. Menurut mereka, kelompok Jihad Islam tengah menyusun rencana untuk menyerang Israel.
Setidaknya 15 orang tewas akibat serangan Israel tersebut, salah satunya anak perempuan berusia lima tahun. Sementara itu, 55 warga Palestina lainnya juga terluka.
Tak tinggal diam, Jihad Islam lantas membalas dengan menembakkan lebih dari 100 roket ke arah Israel. Namun, tak ada korban dalam serangan ini.
Israel menyatakan bahwa mereka akan terus menggempur. Serangan itu bahkan bisa bertahan sampai sepekan ke depan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2308 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan