Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Biden Cemas China Perpanjang Latihan Perang Dekat Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengungkapkan kecemasannya atas keputusan China memperpanjang latihan militer di sekitar Taiwan pada Senin (8/8). Biden menuturkan ia tak khawatir dengan Taiwan, tetapi ia khawatir dengan aksi China di kawasan tersebut.
"Saya khawatir mereka [China] bergerak sebanyak yang mereka lakukan sekarang. Namun, saya berpikir mereka tak akan melakukan sesuatu lebih dari saat ini," kata Biden kepada wartawan di Delaware, dikutip dari Reuters.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre kemudian mengecam latihan militer China tersebut.
"Kami telah mengecam mereka [China] sejak mereka telah memulai eskalasi. Mereka provokatif, tak bertanggung jawab, pun meningkatkan risiko salah perhitungan. Dan itulah yang dimaksudkan olehnya, Presiden [Biden]," tutur Jean-Pierre.
Sebelumnya, China mengumumkan kembali melaksanakan latihan militer di dekat Taiwan kemarin. Komando Armada Timur China mengatakan pihaknya akan melangsungkan latihan gabung yang berfokus pada operasi anti-kapal selam dan serangan laut.
Padahal, Beijing sempat menuturkan latihan militer yang dilakukan sejak Kamis (4/8) bakal berakhir pada Minggu (7/8). Sementara itu, pengumuman ini menuai kritik dari pemerintah Taiwan.
Kementerian Luar Negeri Taiwan menilai pergerakan China bakal menimbulkan krisis. Badan tersebut juga meminta Beijing untuk menghentikan aksi militer mereka.
"Menghadapi intimidasi militer dari China, Taiwan tidak akan takut atau menyerah, dan bakal lebih keras membela kedaulatan, keamanan nasional, pun gaya hidup yang demokratis dan bebas," demikian pernyataan dari badan itu.
Situasi di Selat Taiwan semakin memanas usai kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi ke Taiwan pada pekan lalu. China menilai kunjungan tersebut merupakan ancaman terhadap kedaulatan negaranya, mengingat Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.
Imbas kunjungan Pelosi, China melakukan latihan militer di sekitar Taiwan, pun memutus sejumlah kerja sama dengan AS.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3126 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 912 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun