Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ratusan Akta Kematian Menunggu Realisasi Anggaran
Program Atma Kerti
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Program Atma Kerti Pemkab Karangasem melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat.
Terbukti, semenjak program tersebut diluncurkan, keinginan warga Karangasem untuk mengurus akta kematian terhadap anggota keluarga yang telah meninggal dunia mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Sayangnya, program yang mendapat respons luar biasa tersebut tidak didukung oleh anggaran yang memadai, per tanggal 27 April 2022 lalu, anggaran dana untuk program tersebut telah habis, akibatnya ratusan permohonan yang telah diurus oleh pemohon menumpuk karena belum bisa terealisasikan.
"Anggarannya habis, kita masih menunggu di perubahan, sampai hari ini ada sebanyak 397 permohonan yang menunggu direalisasikan, sementara yang sudah terealisasi sebanyak 600 permohonan, itu berarti jumlah anggaran sebanyak Rp.600 juta sudah habis," ungkap Kadisdukcapil Karangasem, I Made Kusuma Negara dikonfirmasi, Selasa (9/8/2022) via sambungan telepon.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, untuk besaran penghargaan, setiap warga yang langsung mengurus akte kematian anggota keluarganya yang meninggal dunia maka akan mendapat penghargaan sebesar Rp.1 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7781 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan