Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Korban Tewas dan Hilang Banjir Seoul Korsel Jadi 16 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 16 orang telah dikonfirmasi tewas dan hilang akibat banjir yang melanda Seoul, termasuk wilayah di pusat dan timur Korea Selatan beberapa waktu lalu. Sehari sebelumnya, korban tewas akibat banjir di Seoul dan wilayah sekitarnya mencapai tujuh orang.
Sebagaimana diberitakan kantor berita Yonhap, sebanyak sembilan orang tewas akibat banjir. Sebanyak lima orang berada di Seoul, tiga di Provinsi Gyeonggi, dan satu di Provinsi Gangwon.
Sementara itu, sebanyak tujuh orang hilang akibat bencana ini. Empat dari mereka berada di Seoul, sementara tiga lainnya dari Provinsi Gyeonggi.
Tak hanya itu, sebanyak 17 orang terluka akibat banjir. Total 2.676 rumah dan bangunan terendam, dengan kebanyakan dari mereka ada di Seoul.
Banjir di Korsel sendiri disebabkan oleh hujan deras yang melanda beberapa daerah negara itu sejak awal pekan ini.
Baca juga:
3 Perbedaan Korea Utara dan Korea Selatan
Administrasi Meteorologi Korsel (KMA) mengatakan total 525 milimeter hujan jatuh ke Seoul sejak Senin (8/8) hingga Rabu (10/8) pagi. Sementara itu, sebanyak 526,2 milimeter hujan jatuh di wilayah Yangpyeong dalam periode tersebut.
Hujan selama tiga hari tersebut juga menyebabkan berbagai fasilitas umum di Korsel harus ditangguhkan. Beberapa fasilitas tersebut yakni kereta api dan kereta bawah tanah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 834 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 671 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun