Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Baru Sah Nikah, Suami Aniaya Istri Sampai Meninggal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Baru beberapa jam, seorang pria menendang dan memukul istrinya di depan para tamu. Parahnya, penganiayaan yang dia lakukan membuat sang istri hingga meninggal dunia.
Melansir dari Mirror, Stepan Dolgikh (25), membunuh istrinya dengan memukulinya sampai meninggal. Hal ini disebabkan karena dia menduga sang istri berselingkuh dan memiliki hubungan dengan salah seorang tamu.
Pada pesta pernikahan di sebuah rumah pribadi, Stephan sudah mulai menganiaya istrinya, yakni Oksana Poludentseva (36).
Para tamu dilaporkan terlalu takut untuk campur tangan dalam situasi tersebut, tetapi memberi tahu polisi tentang insiden mengejutkan di desa Prokudskoye, Siberia, Rusia.
"Dia mulai meninju dan menendangnya di luar rumah. Dia menjambak rambutnya, memukulnya, mendorongnya ke jalan, di mana dia juga terus memukuli tubuh dan kepalanya," ungkap Kepala penyelidik Kirill Petrushin.
Baca juga:
Viral Wanita Ngamuk Maki Karyawan Kafe
Insiden itu hanya beberapa jam setelah pasangan itu bertukar sumpah di pernikahan mereka.
"Dia memukulinya untuk waktu yang lama, di depan saksi, dan memukul organ vitalnya di dada dan kepala. Dia sepenuhnya mengakui bersalah selama penyelidikan," ungkap Petrushin.
"Dia cemburu pada salah satu tamu. Bagi suaminya, sang istri berperilaku tidak benar dan menyebabkan rasa curiga," tambahnya lagi.
Atas perbuatannya, Stepan diancam hukuman penjara selama 18 tahun.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3349 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 917 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 676 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun