Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Google Minta Maaf Usai Layanan Down
BERITABALI.COM, DUNIA.
Google meminta maaf ke pengguna usai layanannya sempat down pada Selasa pagi kemarin (9/8/2022). Padamnya layanan ini berimbas ke layanan seperti Google Search, Maps, dan Gmail yang tak bisa diakses.
Juru bicara Google mengatakan, penyebab layanan down terjadi karena adanya pembaruan software.
Alhasil, update itu mempengaruhi akses Google Search hingga Google Maps.
"Kami mengetahui masalah update software yang terjadi sore ini Waktu Pasifik dan secara singkat mempengaruhi ketersediaan Google Penelusuran dan Maps, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata juru bicara Google, dikutip dari Cybernews, Rabu (10/8/2022).
"Kami bekerja cepat untuk mengatasi masalah ini, dan layanan kami sekarang kembali online,” lanjut juru bicara tersebut.
Diketahui ribuan warganet mengeluhkan layanan Google down di Twitter. Tercatat di situs Downdetector, ada keluhan dari 30.000 pengguna di Amerika Serikat.
Sementara itu, data dari firma intelijen jaringan, ThousandEyes, menunjukkan bahwa Google down mempengaruhi 1.338 server di AS, India, Australia, dan sebagian Eropa.
Google down ini membuat pengguna tak bisa menggunakan layanan tersebut dengan menunjukkan deskripsi '500 error', yang menandakan kalau masalah itu muncul dari server situs web.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3349 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 917 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 676 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun