Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Taiwan Latihan Militer di Selat Taiwan, China Siap Tempur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Taiwan kembali menggelar latihan militer pada Kamis (11/8), China menegaskan siap tempur setelah disebut-sebut memperpanjang latihan militer di sekitar Selat Taiwan, Rabu (10/8).
China sebelumnya mengklaim telah 'menyelesaikan berbagai tugas' di dekat pulau itu, Rabu (10/8).
Juru bicara Pasukan Angkatan Darat Kedelapan Taiwan, Lou Woei Jye, mengatakan kepada AFP bahwa pasukannya telah menembakkan senjata jarak jauh howitzer dan suar dalam latihan pertahanan pada hari ini.
Lou menyampaikan latihan tersebut diselenggarakan di Kabupaten Pingtung pada pukul 08.30 waktu setempat dan berlangsung selama satu jam, dikutip dari AFP.
"Kami memiliki dua tujuan dari latihan ini, yang pertama adalah memastikan artileri berada dalam kondisi baik, pun kondisi perawatannya, dan yang kedua adalah mengonfirmasi perkembangan dari tahun lalu," kata Lou, merujuk pada latihan tersebut.
Dalam siaran langsung, terlihat senjata artileri yang disembunyikan di pinggir pantai ditempatkan secara sejajar. Tampak pula tentara bersenjata Taiwan menembakkan howitzer ke arah laut satu demi satu.
Sebagaimana diberitakan Reuters, latihan militer Taiwan berlangsung kala militer China mengklaim telah menyelesaikan berbagai tugas di sekitar pulau itu.
Masih tak jelas tugas apa yang dimaksudkan China. Dalam pernyataan yang sama, China juga mengungkapkan bakal terus melangsungkan latihan militer dan bersiap perang.
"Pasukan Armada bakal terus memantau situasi di Selat Taiwan, terus menjalankan latihan dan persiapan perang, mengorganisasikan patroli siap tempur secara reguler ke arah Selat Taiwan, pun secara penuh membela kedaulatan dan integritas teritorial nasional," demikian pernyataan militer China.
Sebagaimana diberitakan AFP, Taiwan secara rutin melangsungkan latihan militer untuk menstimulasikan pertahanan melawan invasi China.
Negara komunis itu mengklaim Taiwan sebagai bagian dari negaranya. Namun, Taiwan yang menganut paham demokrasi tak mengakui klaim itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun