Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
BPBD Karangasem Antisipasi Potensi Kekeringan di Wilayah Kubu
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Kecamatan Kubu, Karangasem menjadi salah satu wilayah dari tiga Kabupaten di Provinsi Bali sebagai daerah yang tidak turun hujan berturut turut selama 30 hari terakhir ini.
Bahkan, BMKG juga memperingatkan potensi awal kekeringan khususnya di wilayah Bali bagian utara, dimana salah satu yang masuk di dalamnya adalah wilayah Kecamatan Kubu di Kabupaten Karangasem.
"Itu update sampai tanggal 10 kemarin, selain itu juga agar mewaspadai potensi awal kekeringan di Bali bagian utara, untuk di Karangasem yang masuk yaitu wilayah Kubu," ujar Koordinator Bidang data dan Informasi Balai Besar BMKG Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya dikonfirmasi, Kamis (11/8/2022).
Sementara itu, terkait potensi awal kekeringan tersebut, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa mengatakan untuk mengantisipasinya, pihaknya akan melakukan pendistribusian air bersih sesuai dengan laporan yang masuk dari desa yang membutuhkan air bersih.
"Antisipasi seperti sebelumnya, begitu ada laporan dari desa bahwa ada daerah yang membutuhkan air bersih, BPBD akan melakukan assessment dan lanjut distribusi air bersih," kata Arimbawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3416 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun