Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Viral Gerak Jalan di Buleleng Pakai Kostum Bayi Bebas Stunting
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah siswa SMA di Buleleng, Bali mengikuti acara gerak jalan kreatif menyambut HUT Kemerdekaan RI.
Uniknya, pada video yang viral di media sosial, sejumlah peserta gerak jalan kreatif di Buleleng ini menggunakan kostum unik layaknya bayi sehat bebas stunting.
Video ini diunggah oleh akun Instagram @punapibali pada hari ini Jumat (12/8/2022) dan mengundang banyak respons warganet.
“Serba-serbi acara gerak jalan kreatif di Buleleng dalam rangka menyambut kemerdekaan RI,” tulis akun tersebut.
Dalam video tersebut diawali dengan pembawa spanduk paling depan mengunakan daster bambu ala Bali warna merah muda. Kemudian di belakangnya terlihat barisan pria dan wanita menggunakan baju putih dan celana pendek.
Uniknya mereka menirukan cara berpakaian bayi yang menggunakan celana super pendek. Untuk menyiasati kaki masing-masing menggunakan stocking warna kulit.
Mereka pun berjalan setengah berjoget menirukan kelakuan anak-anak dengan cara melambaikan tangan. Bahkan peserta juga menggunakan topi ala bayi. Video ini pun mengundang komentar dari warganet.
“Kampanye bebas gizi buruk plus gerak jalan, plus menghibur (ngelawak) ini baru creative,” ujar ulonk**
“Wkwk gemoy,” ujar agek***
“Buleleng mule.paling beda,” ujar @purnama**
(sumber:suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7896 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan