Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Malaysia Tolak Banding Baru Eks PM Najib Razak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terancam dipenjara setelah pengajuan banding terbarunya soal tuduhan mega korupsi lembaga investasi negara 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) ditolak, Selasa (16/8).
Baca juga:
Ilmuwan Ungkap Skenario Horor 'Neraka Dunia'
Pengadilan Tinggi Malaysia menolak permohonan Najib untuk mengajukan bukti baru dalam banding terakhirnya dalam kasus itu.
Ketua Hakim Pengadilan, Tengku Maimun Tuan Mat, mengatakan lima panel hakim dengan suara bulat menganggap Najib dan tim kuasa hukumnya gagal meyakinkan dengan tepat apa yang bisa dibuktikan melalui bukti tambahan yang diajukan.
Pengadilan lantas memutuskan melanjutkan sidang banding terakhir yang diajukan Najib. Dikutip The Straits Times, jika Najib gagal dalam bandingnya ini, ia akan menjadi eks perdana menteri Malaysia perdana yang dipenjara.
Jika banding gagal, Najib terancam dipenjara 12 tahun dan denda 210 juta ringgit atau Rp695 miliar. Najib juga terancam didiskualifikasi sebagai kandidat pemilihan umum Malaysia pada September 2023.
Sementara itu, proses persidangan banding Najib dijadwalkan berlangsung hingga 26 Agustus. Keputusan sidang dijadwalkan baru diketahui beberapa hari setelahnya.
Sebab, pengadilan di Negeri Jiran biasanya mengumumkan keputusan persidangan di hari lain.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8086 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5661 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan