Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
1.900 Peserta Tanam Ribuan Terumbu Karang di Pantai Pandawa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam upaya menjaga kelestarian biota laut dan menjaga keseimbangan alam, ribuan terumbu karang ditebar dan ditanam areal laut Pantai Pandawa di Desa Adat Kutuh, Badung.
Direktur Utama BUMDA Desa Adat Kutuh, Ni Luh Hepi Wiradan menyampaikan penanaman ribuan terumbu karang ini mampu mewakili ribuan terumbu karang di seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 1.900 orang peserta mulai dari masyarakat umum sampai hingga siswa di tingkat sekolah dasar.
"Kami melibatkan kurang lebih ribuan orang dalam kegiatan ini. Ada Masyarakat Umum, Akademisi, Mahasiswa bahkan anak-anak mulai di tingkat Dasar, Menengah dan Atas turut berpartisipasi," ujarnya.
Dengan melibatkan para pelajar di tingkat sekolah dasar diharapkan dapat memberi edukasi ke anak-anak agar menjaga alam dan ekosistem yang ada di laut.
Salah satu peserta penanaman terumbu karang, pelajar SD 1 Kutuh, Badung, Ni Made Yurika Pritia Praesti mengaku senang mengikuti kegiatan penanaman terumbukarang karena dapat melestarikan alam sekitar.
"Saya sangat senang ikut dalam kegiatan penanaman terumbu karang ini," ucapnya sembari akan turut serta kembali jika diadakan kegiatan yang sama.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4085 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1402 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 864 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 742 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun