Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Naura Ayu Minta Maaf Sempat Atas Kesalahan di Istana Merdeka
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyanyi Naura Ayu berhasil ditunjuk menjadi salah satu pengisi acara di perayaan HUT Kemerdekaan RI yang diadakan di Istana Merdeka pada Rabu (18/8/2022). Dalam kesempatan ini, dia membawakan lagu Bendera dan Aku Indonesia.
Lewat postingan di Twitter, Naura Ayu mengaku bersyukur bisa tampil di momen penurunan bendera berjalan.
"Alhamdulillah akhirnya selesai nyanyi di istana," tulisnya.
Namun begitu, dia meminta maaf sempat ada kesalahan di awal lagu. Pasalnya, signal ear monitornya mendadak eror.
"Maaf ya temen-temen di bagian awal sempet ada kesalahan karena signal ear monitor ku hilang jadi aku nggak bisa denger minus one ku," tutur Naura Ayu.
"Jadi sempet kecepatan dan salah. Huhu. terima kasih banyak yang sudah nonton," sambunya lagi.
Untungnya Naura Ayu tetap banjir dukungan. Netizen justru memberikan pujiannya kepada remaja 17 tahun tersebut.
"If only my ear monitor nggak mati and everyone can understand the problem. Karena its all about tempo," ujar Naura Ayu.
Sebagai penutup, dia juga memberikan doanya di perayaan HUT Kemerdekaan RI kali ini.
"17 Agustus doa aku untuk Indonesia semoga semakin maju dan masyarakatnya bisa ikut maju juga," tandasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan