Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Almarhum Tjok Gde Raka Soekawati Terima Tanda Kehormatan
Satyalancana Kepariwisataan Tahun 2022
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia “Satyalancana Kepariwisataan Tahun 2022” dianugerahkan kepada Almarhum Tjokorde Gde Raka Soekawati.
Tanda kehormatan itu diberikan Menteri Parekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno kepada cucu almarhum yang mewakili keluarga, Tjok Gde Asmara Putra Sukawati SiP MAP. di Jakarta.
“Tanda kehormatan merupakan sebuah anugerah yang sangat kami syukuri,” ujar Tjok Asmara, Kamis (18/8/2022).
Penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dan pengakuan Pemerintah Republik Indonesia atas beragam kiprah dan capaian almarhum selama hidupnya di bidang pariwisata dan kebudayaan.
Mengkhusus di bidang kepariwisataan, Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia ini juga melengkapi sepak terjang almarhum yang telah lebih dahulu pada tanggal 10 November 2015 mendapatkan Parama Bhakti Pariwisata dari Pemerintah Kabupaten Gianyar sebagai Impresario dan Diplomat Seni Budaya.
“Tentu sebagai salah satu ahli waris almarhum, kami menghaturkan beribu ucapan terima kasih kepada Yang Mulia Presiden Republik Indonesia, Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jajaran Kemenparekraf, Biro Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Sekretariat Militer Republik Indonesia, Koordinator Staffsus Presiden Republik Indonesia,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Gianyar yang kini duduk di DPRD Bali itu.
Lanjutnya, ia juga mengucapkan terima kasih juga kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Yayasan Janahita Mandala Ubud serta asosiasi pariwisata di Bali.
“Sehingga Satyalancana Kepariwisataan ini diterima oleh Almarhum,” ujarnya.
Penghargaan ini juga dipersembahkan kepada seluruh keluarga besar Puri Agung Ubud, Bandesa dan Prajuru Se-Desa Adat Ubud, Krama Desa Adat Ubud dan masyarakat Bali seluruhnya.
“Yang kebetulan di hari berbahagia ini sedang dalam perayaan kemerdekaan 17 Agustus,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3672 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1338 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 925 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 850 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 701 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun