Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen ke Anak-anak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vaksin COVID-19 memberikan efek perlindungan pada anak-anak di usia 6 bulan hingga 4 tahun. Hal ini diumumkan oleh Prfizer, di saat varian Omicron merajalela di Amerika Serikat.
Vaksin tersebut memperoleh Izin Penggunaan Darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat untuk kelompok usia tersebut pada 17 Juni lalu.
Para partisipan dalam studi tersebut menerima antara tiga dosis berisi 3 mikrogram vaksin Pfizer-BioNTech atau pil plasebo.
Kemanjuran vaksin mencapai 73,2 persen di kalangan anak-anak berusia 6 bulan hingga 4 tahun yang tidak terbukti pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya, menurut hasil yang diumumkan oleh kedua perusahaan itu.
"Sementara hasil ini mengonfirmasi bahwa tiga dosis berisi 3 mikrogram vaksin COVID-19 kami memberikan perlindungan tingkat tinggi bagi anak-anak ketika galur Omicron BA.2 merajalela dengan profil keamanan yang baik, kami juga mengembangkan vaksin bivalen yang diadaptasi dari Omicron BA.4/BA.5 untuk kelompok usia ini guna mengatasi subvarian tersebut," ujar Ugur Sahin, CEO sekaligus salah satu pendiri BioNTech, dilansir ANTARA.
Update Covid-19 Global
Update Covid-19 global menunjukan kemarahan masyarakat China, saat pertandingan bola voli tim nasional wanita China tetap menggunakan masker N95 saat bertanding, demi strategi nol Covid-19 yang diusung negara tersebut.
Data Worldometers, Sabtu (27/8/2022) mencatat infeksi baru masih bertambah 614 ribu kasus baru sehari, 1.564 orang yang baru saja meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 604 juta orang dan 6,4 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 18,6 juta orang.
Mengutip BBC, banyak netizen China yang mengungkap kemarahan mereka yang mengatakan para pemain timnas voli wanita dikorbankan hanya karena kebijakan nol Covid-19, dan memaksa mereka menggunakan masker N95 saat bertanding.
Kehebohan ini terekam di media sosial dan viral menunjukan pemain timnas memakan N95 saat bertanding di set pertama di Piala Asia beberapa waktu lalu.
Hasilnya para pemain kemudian melepas masker di set kedua dan berhasil menang. Hal ini ditanggapi Asosiasi Bola Voli China yang kemudian meminta maaf atas keputusan tersebut.
"Pemimpin kami mengambil tindakan terlalu jauh, sesederhana itu," tulis salah satu pengguna.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan