Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
BBM Naik, Sopir Angkot di Karangasem Hanya Pasrah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Keberadaan angkutan umum di Karangasem semakin memilukan, selain jumlahnya yang kian menyusut lantaran tersisih oleh kendaraan pribadi, kini mereka juga harus dihadapkan dengan kenaikan harga BBM.
Seperti diutarakan Ardana, salah seorang sopir angkutan umum di Karangasem saat ditemui awak media Selasa (6/9/2022). Dengan kondisi saat ini saja dirinya mengaku sudah cukup kesulitan untuk menutupi biaya operasionalnya. Apalagi ditambah naiknya harga BBM tentunya akan lebih sulit lagi kedepannya.
Hanya saja, ia mengaku pasrah, meskipun sulit akan tetap dijalaninya karena profesi sebagai sopir angkutan umum merupakan satu satunya pencaharian yang ia miliki untuk menopang kebutuhan sehari - hari.
"Sejuah ini untuk ongkos antar kota kita masih tarik Rp.5 ribu. Sementara kita jalani saja, karena ini satu-satunya sumber penghasilan kita sebagai sopir, " ujarnya.
Sementara itu, menyikapi naiknya harga BBM, Ketua DPC Organda Karangasem, I Made Darba mengaku sudah membahas hal tersebut. Bahkan juga telah disepakati untuk menaikkan ongkos angkutan umum sebesar Rp.2 ribu dari ongkos sebelumnya.
"Namun itu kembali kepada kesepakatan antara penumpang dengan sopir angkutan, artinya tidak ada paksaan untuk langsung menaikkan tarif tersebut," ujar Darba kepada awak media.
Ia mengakui, saat ini jumlah angkutan umum di Karangasem yang masih beroperasi setiap tahunnya makin menyusut karena kebanyakan penumpang telah memiliki fasilitas yang lain seperti sepeda motor.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan