Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
4 Jenis Makanan Untuk Atasi Kram dan Nyeri Menstruasi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Para wanita pasti tahu bahwa nyeri haid dan kram perut dapat membuat kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari. Diketahui, kram sendiri merupakan hasil dari kontraksi di dinding rahim. Nah, rasa sakit menstruasi ini sebenarnya dapat diatasi dengan mengubah pola makan.
Cuma masalahnya, efeknya tidak akan terjadi secara instan. Meski begitu, tentu tidak ada salahnya untuk mencoba, apalagi kalau memang bisa mengatasi problem menyusahkan saat haid ini.
Konsumsi makanan bernutrisi dalam jangka panjang seiring waktu akan membantu mengurangi kram menstruasi.
Berikut jenis makanan yang baik untuk mengatasi kram dan nyeri menstruasi:
1. Makanan kaya magnesium
Magnesium dapat mengurangi kram otot. Salah satu makanan enak kaya magnesium adalah cokelat hitam, juga kacang mede, kedelai, bayam, serta pisang.
2. Makanan kaya omega-3
Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang berperan dalam keseimbangan hormon. Sifat anti-inflamasi yang ada dalam omega-3 dapat membantu mengurangi kram menstruasi dengan mengurangi efek prostaglandin.
Nah, makanan kaya omega-3 itu misalnya adalah ikan berlemak, telur, almond, kenari, juga biji rami.
Baca juga:
5 Manfaat Kacang Mete Bagi Kesehatan
3. Makanan kaya kalsium
Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi harian sekitar 500 miligram kalsium dapat membantu mengurangi kram menstruasi dan gejala lainnya. Untuk jenis makanannya, susu jelas salah satunya.
4. Makanan kaya seng
Seng membantu meningkatkan sirkulasi di pembuluh darah mikro, dan juga menghambat prostaglandin PgE2, yang dengan demikian mengurangi kram. Mekanisme kerjanya agak mirip dengan NSAID seperti aspirin.
Adapun makanan yang mengandung seng misalnya adalah yoghurt, cokelat hitam, telur, juga kacang-kacangan.(sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3342 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 498 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 471 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun